Ah bocah itu
Seketika aku tersenyum saat pertama kali melihatnya
Polos
Kami memang banyak berbeda
Bahkan kakek kami beda bangsa, pun beda benua
Hanya asas dan iman yang menyatukan
Salut liat bocah itu
Masih kecil, berangkat ke masjid sendiri disaat mungkin tak terpikir oleh anak2 lain seusianya
Mantab jiwa lah pokoknya
Suatu ketika dia sholat disampingku
Sikap anak kecil pun tak bisa dipungkiri muncul
Khilaf kali ya, dengan penuh semangat dia balapan sama imam
Adoh adoh adoh, jadi ga fokus sholat
Kesel sama lucu bergabung jadi satu
Hmmmm
Selesai sholat, doa, dia jabat tanganku
Tak aku lepas sampai beberapa detik
Jatuh mentalnya, merasa bersalah, hehe
Aku bisikin ke telinganya: Kalo sholat jangan dahuluin imam ya
Mengangguk tanda faham, InsyaaAllah
Dadio anak sholeh cah
Kadang kita lupa kalo kita salah
Kita butuh orang lain untuk mengingatkan
Kadang satu teguran kecil itulah yang justru lebih bermakna, lebih diingat
Maka dari itu, jika aku salah, bila aku menyimpang, bila aku lupa, bila aku jauh dari jalan-Nya, tolong tegur aku
Teguran jauh lebih aku hargai daripada pujian
Tapi, tentu tegurlah dengan cara yang baik